Kamis, 17 Juli 2014

Sebuah Pengakuan Diri | Revolusi Status

Zainal Giligenting

Tak terasa sudah memasuki Malam ke 21 Ramadhan 1435.H
Subhanallah... 
Alangkah sangat Naifnya diri ini...
Begitu sangat banyak karunia yang telah Allah berikan kepadaku...

Namun apa balasanku....
Nikmatnya senantiasa kunikmati siang dan Malam
Namun perintahnya tak kuhiraukan...

Jangankan shalat sunnah, shalat wajib saja sering ku tinggalkan...

jangankan Tilawah quran, membaca kutipan ayatnya saja aku sudah kurang tertarik...

Sungguh Sangat Naif....!!
Ngobrol berjam2 tak terasa Payah, Namun duduk berdzikir 5 menit saja sudah terasa 5 Jam...

Memang Sangat Naif...!!
Sungguh aku adalah hamba yang tak tahu diri, dan tak pantas mengaku sebagai Hamba

Astaghfirullah...
"Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah"

Rabu, 16 Juli 2014

Kumpulan Tulisan Revolusi Status | Tentang Orang-Orang yang Rugi

Assalamualaikum..wr.wb
Eng ing eeeeeeeng! Jumpa lagi brader sama Ane 

Masih melanjutkan Proyek Revolusi status, Edisi Bulan Ramadhan 1435.H

www.kalapkab.blogspot.com


Bismillah...
1. Allah Ta’ala berfirman:“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3)
#Revolusi_Status | The Series

2. Kita akan selalu menjadi orang2 yang Rugi karena selalu menyia2kan waktu | Semua waktu kita akan banyak terbuang percuma tanpa Manfaat | dan Tak bernilai Ibadah sama sekali
#Revolusi_Status | The Series

3. Waktu kita sangatlah banyak | 24 jam dalam sehari semalam | Berapa menitkah dalam sehari kita buat waktu kita menjadi Ibadah? | atau semua waktu kita jadikan sebagai maksiat dan dosa? 

4. Orang berdagang yang di cari adalah untung | bagaimana setiap perdagangan yg di lakukan tidak rugi | adalah suatu kebodohan bila berdagang mencari kerugian | Hasil jerih payahnya hanya sia2 tak mendapatkan hasil apa2 
#Revolusi_Status | The Series

5. Alquran menyebut semua manusia adalah orang2 yang rugi | Kecuali orang2 yang berIman kepada Allah sebagai Tuhan dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul | Manusia yang tidak beriman dengan benar seluruh hidupnya hanya akan menjadi ke sia2an tidak bernilai | Hanya bernilai dalam pandangan Manusia saja | Tapi tak bernilai menurut Agama
#Revolusi_Status | The Series

6. Alangkah ruginya manusia yang tidak benar2 mau berIman dengan cara yang benar | Beriman dengan mengakui secara lisan dan hati bahwa Allah Adalah Tuhan yang wajib di sembah dan di Ibadahi | Konsekwensi beriman adalah dengan ke relaan untuk mematuhi aturan Allah dan Rasulnya | Kalaulah itu bisa di lakukan dengan benar dan Ikhlas maka bisa di pastikan akan menjadi Manusia yang Beruntung. 
#Revolusi_Status | The Series

7. Dalam surat Al Ashr sudah di jelaskan bahwa: hanya orang2 yang beriman dan melakukan perbuatan amal kebajikan yang akan beruntung | itulah kunci keselamatan dan keberuntungan dunia akhirat | Allah sudah memberikan Rahasia menjadi orang yang beruntung kepada manusia | tinggal bagaimana kita sebagai manusia mau apa tidak menjalankan Amalan Rahasia tersebut.
#Revolusi_Status | The Series

7. Dalam surat Al Ashr sudah di jelaskan bahwa: hanya orang2 yang beriman dan melakukan perbuatan amal kebajikan yang akan beruntung | itulah kunci keselamatan dan keberuntungan dunia akhirat | Allah sudah memberikan Rahasia menjadi orang yang beruntung kepada manusia | tinggal bagaimana kita sebagai manusia mau apa tidak menjalankan Amalan Rahasia tersebut.
#Revolusi_Status | The Series

8. Masih dari surat Al Ashar | Manusia yang beruntung adalah Manusia yang saling Nasehat menasehati dalam kebenaran | Saling ingat mengingatkan karena Allah | saling berkasih sayang karena Allah | dan Saling menguatkan satu sama lainnya karena Allah | Karena Orang yang Beriman kepada Allah dan Muhammad adalah saudara | Persaudaraan yang di ikat dengan Kalimat Tauhid. Yaitu "Laa ilaaha illallah"
#Revolusi_Status | The Series

9. Entah kenapa walaupun sudah di kabarkan melalui Kitab Alquran bahwa semua manusia dalam keadaan rugi kalau tidak mau beriman dengan benar | Manusia kebanyakan tetap lebih memilih menjadi orang2 yang Rugi bahkan bangkrut | Lawan dari kalimat Iman adalah Kafir | kenapa tidak mau menjadi orang2 yang beruntung? | Jawabannya adalah karena belum mau beriman dengan benar dan belum mau benar2 beriman | tapi kalau di tanyakan, Apakah kamu beriman? | dengan cekatan kita jawab, ya iyalah?  
#Revolusi_Status | The Series

10. Sungguh beruntung manusia yang mau saling Nasehat menasehati dalam kebenaran Karena Allah | Alangkah beruntungnya Manusia yang mau saling Ingat mengingatkan dalam ke Imanan karena Allah | Alangkah beruntungnya.... | Tetapi.. Alangkah ruginya manusia yang tidak mau di Nasehati | Alangkah ruginya manusia yang tidak mau di Ingatkan | Sungguh benar2 dalam kerugian yang nyata...... 
(Di sarikan dari: surat Al Ashr)
#Revolusi_Status | The Series

Wassalam....
Facebook Ane: Zainal Giligenting

Kumpulan Tulisan Revolusi Status | MABUK

Assalamualaikum... wr.wb 

Eng Ing eennng......! Jumpa lagi dengan ane Brader! Masih dalam rangka melanjutkan Proyek REVOLUSI STATUS on facebook
Edisi Ramadan 1435.H
Bismillahirrahmanirrahim....
1. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan” (QS. An-Nisa’: 43 

Allah melarang kita Shalat dalam keadaan mabuk | Mabuk adalah di mana kita tidak sadar dengan apa saja yang kita lakukan | Mabuk adalah di mana kita tidak sadar dengan apa yang kita Ucapkan | Mabuk adalah di mana kita lupa dengan kedaan diri kita sendiri
#Revolusi_Status | The Series

2. Mabuk minuman ini pernah di alami oleh para sahabat Nabi | Para sahabat ada yang shalat dalam kondisi mabuk Arak | Sehingga dalam keadaan mabuk tidak sadar dengan apa yang di Ucapkan | dalam keadaan Mabuk apa yang kita ucapkan bisa tidak karuan | begitu juga dengan gerakan yang kita lakukan dalam shalat bisa kacau.
#Revolusi_Status | The Series

3. Mabuk adalah kondisi di mana kita lupa diri | Mabuk bukan hanya hanya karena minuman saja | Mabuk Harta juga bisa membuat kita LUPA DIRI | Mabuk Perempuan juga bisa membuat Lupa diri, Lupa anak dan istri | Mabuk adalah kondisi di mana kita Benar-benar kita Tidak sadar akan siapa dirinya.
#Revolusi_Status | The Series

4. Larangan shalat dalam keadaan Mabuk adalah karena dalam kondisi tidak sadar | Shalat itu harus di kerjakan dalam keadaan sadar | Shalat itu tidak bisa di kerjakan dalam keadaan tidak sadar | shalat itu adalah sebahagiannya berisi dialog dengan Allah Swt.
#Revolusi_Status | The Series

5. Orang yang tidak sadar dengan keadaan dirinya sama saja dengan orang MABUK | Orang yang tidak sadar dengan Perilakunya adalah sama dengan orang yang Mabuk | Orang yang tidak sadar dengan apa yang di Katakannya adalah sama dengan orang Mabuk | Orang yang tidak tahu MALU itu adalah sama saja dengan orang Mabuk.
 #Revolusi_Status | The Series

6. Dalam menjalani kehidupan ini kita sering tidak SADAR | Kita ini sering Lupa,Bahkan benar-benar tidak sadar akan siapa diri kita | Terkadang sering kita LUPA kalau kita ini adalah Manusia Ciptaan Allah Swt | Walaupun kita tidak pernah meminum minuman yang memabukkan, tapi kondisinya sudah kita dapatkan | sama-sama Mabuk | Sama-sama LUPA diri | sama-sama tidak Sadar.
 #Revolusi_Status | The Series

7. Mabuk karena Minuman yang memabukkan itu belum seberapa | Mabuk HARTA itu lebih berbahaya dari Mabuk minuman | Mabuk karena minuman bisa cepat SADAR | Mabuk Harta susah sadarnya | Apalagi mabuk Wanita | Apalagi sampai Mabuk Judi.
#Revolusi_Status | The Series

8. Shalat dalam keadaan mabuk akhirnya bacaan mereka kebolak-kebalik | Yang mestinya makna bacaan mereka itu “Wahai orang-orang kafir, kami tidak akan menyembah apa yang kalian sembah” | Berubah menjadi “Wahai orang kafir, kami juga menyembah apa yang kalian sembah”. Kesalahan Fatal!
#Revolusi_Status | The Series

9. Dalam menjalani kehidupan ini kita bisa termasuk dalam Golongan orang-orang yang Mabuk | Mabuk bukan karena minuman atau narkoba | Kita Mabuk oleh gemerlapnya Dunia yang menipu | Mabuk oleh kekuasaan yang kita sandang | Mabuk yang membuat kita LUPA kalau semua yang kita Miliki adalah hanya sekedar Pinjaman dari Allah Swt.
#Revolusi_Status | The Series

10. Brader! Sampai kapankah kita akan keluar dari kondisi dalam keadaan Mabuk? | Sampai kapankah kita akan menjadi orang yang selalu Ingat? | Sampai Kapankah kita Lupa akan tujuan kita di ciptakan? | Sampai kapankah kita Tidak sadar kalau sebenarnya Hidup ini hanya sementara? | Kita ini adalah Manusia yang akan Segera Mati | GAME OVER | Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiuun......

Wassalam
Kunjungi Facebook ane: Zainal Giligenting
Link Catatan Ane di Facebook: REVOLUSI STATUS

Kumpulan Status on Facebook | Ayat Al Quran

Assalamualaikum...wr.wb

Eng ing eeeng.... Jumpa lagi sama Ane Brader! Masih melanjutkan Proyek 
REVOLUSI STATUS | Edisi khusus Ramadhan 1435.H

Bismillahirrahmanirrahim...
"Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat." (QS. AL JAATSIYAH:35) 

"Katakanlah:" Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu? "Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga)." (QS. AL AN'AAM:46)

"Mereka berkata:" Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki yang akan menjadi) orang yang alim "." (QS. AL HIJR:53)

"Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang." (QS. MARYAM:97)

"Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata:" Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras? "Mereka menjawab:" Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa "." (QS. AL A'RAAF:164)

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS. AR RUUM:41)

"Berkata Musa:" Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat) mengatakan: "Jangan menyentuh (aku)". Dan sesungguhnya bagimu hukuman (di akhirat) yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya, dan lihatlah tuhanmu itu yang kamu tetap menyembahnya. Sesungguhnya kami akan membakarnya, kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut (berupa abu yang berserakan)." (QS. THAHA:97)

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (QS. AL BAQARAH:214)

"Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan)." (QS. AL A'RAAF:202)

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki, mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS. ALI IMRAN:169-170)

"Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang perlindunganpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." (QS. YUNUS:27)

"Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka." (QS. MUHAMMAD:12)

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat):" Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir "." (QS. AL MU'MIN:10)

"Maka sesuatu apapun yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal." (QS. ASY SYUURA:36)

"Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." (QS. ALI IMRAN:19

"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim." (QS. AL BAQARAH:254)

"Katakanlah:" Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan "." (QS. AL AN'AAM:164)

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. AN NUUR:21)

"Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: "Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah". Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya." (QS. AL AN'AAM:124)

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS. AL HADID:16

Semoga bermanfaat... 

Kumpulan Tulisan Revolusi Status | Tentang Amal Perbuatan Yang SIA-SIA

Assalamualaikum...
Eng.. Ing... Eeeeng...!
Brader! Siap2 melanjutkan Proyek Revolusi Status the series!
Edisi Khusus Bulan Ramadhan 1435.H



1. Allah Berfirman: “Katakanlah, ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?’ Yaitu, orang-orang yang telah SIA-SIA perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik- baiknya.” (QS. Al-Kahfi: 103-104)
#Revolusi_Status The Series
 

2. Alangkah banyak perbuatan kita yang Sia-sia dalam kehidupan yang kita jalani | Alangkah Ruginya kita bila setiap apa yang kita kerjakan tidak bernilai Ibadah | Sia-sia dalam pandangan Agama adalah perbuatan yang tidak bernilai Ibadah | Bahkan walaupun perbuatan itu terlihat baik namun tidak di landasi Niat karena Allah maka termasuk kesia-siaan.
#Revolusi_Status The Series

3. Puasa yang kita kerjakan bisa menjadi sia-sia | Sia-sia karena Niatnya tidak benar | Niat yang benar adalah Karena Allah | Karena mengharapkan Ridho dan Ampunan Allah | Bukan karena ada Niat yang lainnya | Apalagi karena Manusia | Atau hanya karena Malu sama Manusia.
#Revolusi_Status The Series

4. Kita Hidup dalam sehari 24 jam | Dalam 24 jam kita bisa melakukan apa saja | Ada yang menguntungkan | ada juga yang merugikan | Namun ada juga yang sia-sia | Sangat banyak pekerjaaan kita yang sia-sia | Nongkrong di pinggir jalan termasuk sia-sia | Apalagi mengganggu orang lain yang sedang lewat | atau mengolok-olok orang lain sambil tertawa terbahak2 sampai lupa waktu | Tidurpun bisa menjadi sangat sia-sia apabila berlebihan | sia-sia tidak bernilai Ibadah | Sangat di sayangkan sayang seribu kali sayang.
#Revolusi_Status The Series

5. Melakukan perbuatan yang terlihat Ibadah bisa juga menjadi sia-sia | Apalagi yang memang jelas2 perbuatan sia-sia | Bersedekah adalah jelas perbuatan baik dan benilai Ibadah | Walaupun secara kasat mata adalah Ibadah namun bisa juga menjadi sia-sia | Apalagi perbuatan mengejek orang atau menjelek2an kekurangan orang lain | Sudah sangat jelas pekerjaan tersebut tiada berguna di tambah lagi bernilai sebagai DOSA yang berlipat. 
#Revolusi_Status The Series

6. Menulis status Alay atau Lebay adalah perbuatan yang sia-sia | Menulis Sumpah serapah dan Caci maki adalah sia-sia juga | Menulis tentang Nasehat juga bisa menjadi sia-sia | Menulis Anjuran Agama juga bisa juga bisa menjadi perbuatan yang sia-sia | Semuanya bisa sia-sia kalau Niatnya hanya karena Ingin di Puji Manusia | Semua itu bisa menjadi perbuatan DOSA yang berlipat2, apabila Niatnya untuk menipu Allah dan Manusia.
#Revolusi_Status The Series

7. Membaca tulisan yang tidak jelas dan mengandung kejahatan adalah sia-sia bahkan bisa Berdosa | Membaca status yang mengandung Nasehat dan Pelajaran juga bisa menjadi sia-sia | Kalau yang membaca saja sudah sia-sia | Apalagi yang menulisnya | Atau yang hanya Copy Paste saja, Tambah sia-sia | Sia-sia adalah perbuatan yang tidak berfaedah untuk Dunia apalagi Akhirat | Kenapa kok sia-sia? | Kembali lagi kepada Niat dan Maksud kita harus Benar2 di perbaiki | Lillah apa Linnas? 
#Revolusi_Status The Series

8. Kita akan selalu menjadi Manusia yang Rugi | Ibarat orang berdagang Harga jual di bawah Modal | Bukan untung tapi Buntung | Dalam menjalani kehidupan ini Bisa di Ibaratkan Berdagang | Bagaimana kita mau Untung kalau tak ada Labanya | Pekerjaan berdagang menjadi sia-sia karena yang tersisa hanya kepayahan | Semua manusia akan Rugi bila semua yang kita lakukan dengan susah payah hanya sia-sia belaka..... 
#Revolusi_Status The Series

9. Berdirinya kita | Duduknya Kita | Tidurnya Kita | Berjalannya kita | Istirahatnya kita | Bicara kita | Gerakan semua organ tubuh kita | semua akan menjadi sia-sia tidak bernilai Ibadah | Bila Tak ada Landasan Iman dan Islam yang benar | Apalagi hanya karena ingin mendapatkan pujian Manusia.....
#Revolusi_Status The Series

10. Bagaimana agar apa yang kita kerjakan tidak menjadi sia-sia? | Agar Bicaranya menjadi Ibadah | Diamnya menjadi Ibadah | Setiap Gerakan tubuh kita akan menjadi Ibadah | Bahkan Keluar masuknya Nafas kita adalah Ibadah | Jalan keluarnya Kembali kejalan Allah | Mari kita perbaiki Kwalitas Iman dan Islam kita | Perbaiki Niat kita dan Tujuan Hidup kita | Karena Hidup kita di dunia hanyalah sementara | Dunia hanya sebagai Usaha | Ibarat musafir yang Mampir untuk sekedar minum seteguk Air | Semoga kita bisa mengusahakannya dengan Niat yang sungguh2 karena Allah Swt..... 
#Revolusi_Status The Series

Senin, 14 Juli 2014

Instropeksi Diri | REVOLUSI STATUS

From Ridho Al Kamil 
Assalamualaikum.... Wr.wb

Hati manusia sesungguhnya bersih atau bersinar, namun suka tertutupi oleh awan kemaksiatan hingga sinarnya menjadi tidak tampak. Oleh sebab itu, kita harus berusaha menghilangkan awan yang menutupi cahaya hati kita. 

Bagaimana caranya?

1.Introspeksi diri
2.Perbaiki diri / Taubat
3.Membaca Al Qur-an dan mentadabburi
4.Amal shaleh
5.Dzikir
6.Bergaul dg orang" shaleh
7.Sedekah
8.Mengingat mati
9.Menghadiri majelis ilmu
10.Berdo'a

Introspeksi Diri

Introspeksi diri dalam bahasa arab disebut Muhasabatun Nafsi, artinya mengidentifikasi apa saja penyakit hati kita. Dg introspeksi diri maka kita akan tahu apa sebenarnya penyakit hati yang dideritanya kita .

Memperbaiki Diri / Taubat

Perbaiki diri dalam bahasa populer disebut taubat. Ini merupaka tindak lanjut dari introspeksi diri. Ketika melakukan introspeksi diri, kita kan menemukan kekurangan atau kelemahan diri kita. Nah kekurangan-kekurangan tersebut harus kita perbaiki secara bertahap. Alangkah rugi kalau kita hanya pandai mengidentifikasi kelemahan diri tapi tidak memperbaikinya. 

Membaca dan Tadabbur Al Qur’an

Tadabbur Al Qur’an artinya menelaah isi al Qur’an, lalu menghayati dan mengamalkannya. Hati itu bagaikan tanaman yang harus dirawat dan dipupuk. Nah, di antara pupuk hati adalah tadabbur Qur’an. Allah menyebutkan orang-orang yang tidak mau mentadabburi Qur’an sebagai orang yang tertutup hatinya. Artinya, kalau hati kita ingin terbuka dan bersinar, maka tadabbur Qur’an. 

Menjaga Kelangsungan Amal Saleh

Amal shaleh adalah setiap ucapan atau perbuatan yang dicintai dan diridhoi Allah SWT. Apabila kita ingin memiliki hati yang bening, jagalah keberlangsungan amal saleh sekecil apapun amal tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, “Beramallah semaksimal yang kamu mampu, karena Alloh tidak akan bosan sebelum kamu bosan, dan sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang kontinyu (terus-menerus) walaupun sedikit.” (HR. Bukhari)

Mengisi Waktu dengan Dzikir

Dzikir adalah ingat atau mengingat. Dzikrulloh artinya selalu mengingat Allah. Ditinjau dari segi bentuknya, ada dua macam dzikir. Pertama, Dzikir Lisan artinya ingat kepada Allah dengan melafadzkan ucapan-ucapan dzikir seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, Laa Ilaaha ilallah, dll. Kedua Dzikir Amali artinya dzikir (ingat) kepada Allah dalam bentuk penerapan ajaran-ajaran Allah SWT dalam kehidupan. Misalnya jujur dalam bisnis, tekun saat bekerja, dll. Hati akan bening kalau hidup selalu diisi dengan dzikir lisan dan dzikir amali.

Bergaul dengan Orang-orang Shaleh

Lingkungan akan mempengaruhi perilaku seseorang. Karena itu, kebeningan hati erat juga kaitannya dengan siapakah yang menjadi sahabat-sahabat kita. Kalau kita bersahabat dengan orang yang jujur, amanah, taat pada perintah Allah, tekun bekerja, semangat dalam belajar, dll, diharapkan kita akan terkondisikan dalam suasana kebaikan. Sebaliknya, kalau kita bergaul dengan orang pendendam, pembohong, pengkhianat, lalai akan ajaran-ajaran Allah SWT, dikhawatirkan kita pun akan terseret arus kemaksiatan tersebut.

Berbagi dengan Fakir, Miskin, dan Yatim

Sedekah atau berbagi cinta dan ceria dengan saudara-saudara kita yang fakir, miskin, dan yatim merupakan cara yang sangat efektif untuk meraih kebeningan hati, sebab dengan bergaul bersama mereka kita akan merasakan penderitaan orang lain.

Mengingat Mati

Modal utama manusia adalah umur. Umur merupakan bahan bakar untuk mengurangi kehidupan. Kebeningan hati berkaitan erat dengan kesadaran bahwa suatu saat bahan bakar kehidupan kita akan menipis dan akhirnya habis. Kesadaran ini akan menjadi pemicu untuk selalu membersihkan hati dari awan kemaksiatan yang menghalangi cahaya hati.

Menghadiri Majelis Ilmu

Hati itu bagaikan tanaman, ia harus dirawat dan dipupuk. Di antara pupuk hati adalah ilmu. Karena itu, menghadiri majelis ilmu akan menjadi media pensucian hati.

Berdo’a kepada Allah SWT

Allah SWT berkuasa untuk membolak-balikan hati seseorang. Karena itu sangat logis kalau kita diperintahkan untuk meminta kepada-Nya dijauhkan dari hati yang busuk dan diberi hati yang hidup dan bening.

Allah tidak melihat kesempurnaan kita dalam menjalani sesuatu, akan tetapi niat tulus yang disertai usaha untuk menjalankannya. Karena kita tidak bisa sempurna, maka biarkanlah Allah yang akan menyempurnakannya. Begitu pun dalam menata hati, kita harus senantiasa menatanya untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Demikian yg bisa saya share,semoga ada manfaatnya.
aamiin...

Mohon maaf apabila dalam tulisan ini ada kekurangan atau salah kata ,mohon kiranya bagi para sahabat fb/ pembaca berkenan untuk memberikan bimbingan.....Trim's.

Wassalam
#saling_senyum